Mei

Sekarang sudah tanggal 11 mei, pukul 23.55 wib menuju pukul 00.00 wib pada hari kamis tanggal 12 mei  2016 atau bertepatan dengan tanggal 4 shaban 1437 H. Akhirnya ini merupakan tulisan pertama untuk bulan ini, hari-hari penuh dengan kesibukan. Berawal dari minggu kemarin,  masih dengan kesibukan seputar laporan tugas akhir bertepatan pula dengan libur panjang pada hari kamis hingga minggu. Rabu kemarin, saya mengunjungi kota hujan Padang Panjang untuk keperluan membuatkan program menampilkan kelulusan siswa pada salah satu sekolah kejuruan. Kamis hingga hari Senen saya manfaatkan untuk berlibur dari rutinitas yang cukup menyita waktu dan pikiran dengan beristirahat total di kampuang. Di kampuang, saya sibukkan dengan berkebun dan berladang, selain beristrahat juga dari demam yang kembali kambuh. Di kampuang, si Meilani, adik no enam begitu elok lakunya, ada saja niatnya untuk membikin masakan-masakan yang membikin saya tergiur untuk makan. Serta kelihaiannya meracik ramuan alami untuk obat pereda panas dalam. Malam minggu saya mengunjungi kawan-kawan di pusat kota Batusangkar, sekadar berdiskusi dengan Mas Uda seorang kawan yang mahir dalam fotografi, dengan dodi kawan yang bekerja sebagai Antropolog. Serta dengan Fauzan, kami menghabiskan malam dengan mencari kopi. hi hi hi.

Begitulah kegiatan yang cukup menyenangkan di kampuang, untuk mengistirahatkan pikiran serta memulihkan kesehatan. Senen malam saya sampai lagi di kota Padang, siap untuk melanjutkan rutinitas yang beberapa hari ditinggalkan.

Tadi siang, menjelang lohor ada kawan membawakan sebungkusan berisi lauk pauk untuk makan siang, Alhamdulillah.

Selepas lohor, seorang kawan yang juga administrator jaringan di kampus Politani Payokumbuah “menculik” saya, mengajak makan siang bersama istri beserta anak-anaknya.

siang_dan_pizza

makan siang di salah satu restoran sembari berbincang seputar perkembangan peneitian dan tawaran untuk bergabung dalam menulis jurnal penelitian yang berkaitan dengan data mining. Beberapa saat ketika diskusi dan makan siang berlangsung, handphone saya berdering, ada panggilan dari kantor Keuangan Rektorat Unand meminta saya segera ke Kantor Keuangan untuk memperbaiki satu unit ultrabook yang mendadak mati total.

Pukul 15.00 wib seusai makan siang ini, bergegas saya menuju kampus, untuk segera ke Kantor Keuangan. Benar saja, Pak Ben sudah terlihat pusing dan gelisah, segera saja saya coba bongkar ultrabook beliau. Syukurlah, ultrabook tersebut tidak terlalu susah untuk dibongkar.

Sembari bekerja, saya juga disuguhkan aneka cemilan dan segelas teh manis panas, Alhamdulillah

cemilan_sore_di_keuangan

seusai laptop di bongkar, saya coba untuk melepas baterai untuk kemudian dihidupan dengan kondisi ultrabook terhubung langsung ke sumber arus listrik tanpa adanya beterai, rupanya ultrabook ini hidup. Saya manfaatkan momen ini untuk memindahkan seluruh data-data yang ada pada ultrabook tersebut ke hardisk eksternal. Pak Ben pun datang menghampiri tak lama setelah saya memindahkan data tersebut, melihat keberhasilan tersebut, beliau begitu riang gembiranya, sambil memeluk-meluk saya dan mengacungkan dua jempolnya saking sumringahnya.

Tapi di Kantor Keuangan ini, agaknya saya sedikit gelisah karena mengingat ada janji dengan seorang karyawan pada salah satu perusahaan semen, ada pertemuan untuk mendiskusikan tawaran projek yang diberikannya tadi malam. Saya melihat pekerjaan di Kantor keuangan ini akan selesai pada pukul 19.00 sementara saya ada janji dengan karyawan tersebut pukul 17.30, akhirnya saya putar ulang alur pertemuan. Saya hubungi tim programer untuk terlebih dahulu memenuhi jamji dengan karyawan tersebut, berbicara seputar program dan menggambarkan program apa yang akan dibuat. Sementara, untuk urusan deal projek, dan harga nanti pukul 19.30 wib ketika saya sampai di tempat pertemuan akan dibahas. Alhamdulillah, karyawan ini sepakat juga dengan perubahan jadwal tersebut, dan saya dapat dengan bekerja menuntaskan pekerjaan di Kantor Keuangan ini.

Pukul 19.30 saya sudah berada di tempat pertemuan yang dijanjikan tersebut. Mulai dari perkenalan diri hingga cerita ringan untuk mencairkan suasana. Sampai kepada tawaran projek, seperti apa alur-alur pekerjaan sampai juga pada tawaran kerja sama serta berapa harga dari program tersebut.

Saya pesan secangkir espresso Toraja Kolasi, sedap (akan saya bikin nanti ulasannya)

toraja_kolasi

Karyawan perusahaan semen pada ini menawarkan projek dikerjakan selama 3 bulan dan selama itupula segala perbaikan dan penambahan fitur akan dilakukan dengan kesepakatan harga yang akan ditetapkan jika sudah deal. Lalu, saya katakan, jangan 3 bulan sebab agaknya itu terlalu lama, cukup 1 bulan saja. Terdiam dan kaget, akhirnya sepakat juga menjadi 2 bulan. hi hi hi.

Ada beberapa kesepakatan yang saya ajukan, dan ini membikin karyawan tersebut berkerut kening, di dalam kerutan itu tergambar bagaimana ia terdiam terpaku dan memutar otak agar ia tidak kalah dalam meja perundingan ini. Sebagaimana ia melancarkan beberapa poin tawaran, segitu deras juga saya patahkan jika semisal tawaran itu tidak saling menguntungkan.

Diskusi berjalan menarik dan hangat hingga pukul 21.00 wib. Selanjutnya, saya berdiskusi hingga pukul 22.00 wib dengan kawan programer ini, membicarakan projek kedepan, apa yang patut untuk disiapkan.

Sudah larut malam juga, sehari ini begitu banyak kegiatan. Saya sampai di lab pukul 23.00 wib, saya tengok ada masih ada nasi d penanak dan lauk pauk kiriman kawan tadi menjelang lohor, akhirnya saya makan juga. Hi hi hi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s