phih

Di kaki hujan ia rimbun bersamaan dengan gigil sembilu pilu pada rindu yang padu dengan hakikat keterpisahan. Jauh, jauh ia memicingkan mata mencari makrifat diri yang hakiki hingga sunyi begini menikam hati

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s