/35/

/35/

Demi waktu Dhuha
yang terkurung di luar
memerdekakan diri
sedang terhimpit di atas
merdekalah insan yang wada’

telah engkau cukupkan
segala yang ada
inginku banyak,
ini inginku jangkau
itu inginku juluk

teringat aku
menggetar diri
mendiam sesaat
pada janji dan tegurmu aku teringat.

kelana siang menguntai zdikir
menghampar semesta dalam diri,
firmanmu menggetarkan sebatang tubuh;
dingin

demi hidup adalah kelana
dan hakikatnya pengembaraan
adalah fana
sujudku,
memujimu wahai yang maha tinggi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s