/36/

kembali aku teruka
perjalan diri
yang senantiasa sepi
menjengkal kelana
pada tanah pangkal
merangkak hingga berjalan
sejarak pangkal hingga ujung
yang entah bilamana sampai
namun ia adalah kepastian yang tunai
hingga kelak benar adanya
sebuah perjalanan yang tiadaluput
dari catatan-catatan adil
catatan abadi tiada terlupa
sedetik untuk di nukilkan
aku ingin rantau menggantang
kerinduan yang menjadi-jadi
sebagaimana kepulangan yang diinginkan
begitulah kematian yang semestinya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s