percakapan sendu dan pagi yang berlalu

percakapan sendu dan pagi yang berlalu ketika sepiring mie goreng dan segelas susu panas telah benar habis di santap telepon seluler saya berdering sebuah panggilan yang datang. Papa, papa menelepon ada apakah gerangan saya bertanya dalam hati kecil. Salam sapa kami dalam permulaan cerita, beliau menanyakan kabar dan mengabari bahwa beliau baru pulang dari pasar berbelanja kebutuhan harian. Sudah dua minggu mama tidak di rumah, mama sedang berada d Lampung di tempat uni yang Alhamdulillah sudah melahirkan anak pertamanya, sutan kaciak begitu  aku manggil kemenakan tersebut.

Pagi ini papa bercerita perihal ia ke pasar membeli kebutuhan dapur dan mengabarkan bahwa ia membeli sebungkus sambalado tanak. Ketika sesampainya di rumah, dicicipinyalah sepinggan sambalado tanak tersebut, terngianglah olehnya dalam ruang kerinduan akan sosok anaknya yang menyukai sangat sambalado tanak tersebut.

Lekas seusai makan ia menelepon anak bujangnya tersebut. Dalam percakpaan itulah pagi ini percakapan sendu dan pagi yang berlalu. Kita menutupi dalam samar haru dalam bentuk tertawa sebisanya. Sebuah romansa yang lahir dari memorabilia nan sangat melankolis. Hujan kembali turun pagi ini, hujan turun malu-malu sebagaimana air mata yang jatuh satu-satu.

Begitulah ruang dalam ngiang suara batin antara seorang ayah dan anak, saya merasa dalam bentuk yang tiada terlihat. Dalam percakapan batin ada sebauh percakapan yang sedang menjadi-jadi. Bisa jadi, sepinggan sambalado tanak telah mengisyarakat sebuah bahasa lain maupun membatin dalam diri seorang ayah. Hingga pada akhirnya percakapan batin ini menepi dalam sebuah percakapan ragiwiyah. 

Tuhan, terimakasih. Tuhan, peliharalah ia sebaiknya dan sebaik tempat kelak Engkau berikan kepada mereka yang sangat luar biasa.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s