How to run a command when boots up?

Dalam sebuah kasus yang saya hadapi untuk suatu projek mengenai monitoring kelembaban tanah untuk mengetahui kadar air tanah adalah mengimplementasikan alat tersebut di lapangan. Dimana selama melakukan pengujian di labor dapat dikatakan percobaan tersebut bersifat artificial, faktor lain seperti penguapan dalam pengurangan kadar air tanah tidak begitu menunjukkan hasil perubahan yang berarti.

Oleh karena sebab itu, saya menginginkan implementasi alat tersebut langsung ke kondisi alam. Ada dua titik yang akan menjadi fokus pengujian, yakni di lereng gunung Talang dan gunung Kerinci. Data akan dibandingkan dengan hasil pembacaan citra satelit.

Disamping itu, saya sudah mempersiapkan alat-alat tersebut untuk dapat dipergunakan di lapangan, seperti baterai UPS saya gunakan sebagai sumber daya listrik untuk menghidupkan Arduino dan Raspberry Pi. Saya gunakan buck converter untuk menurunkan tegangan DC 15 volt menjadi 5 volt untuk menghidupkan Raspberry dan Arduino. Menggunakan power bank yang mendukung pengisian beterai menggunakan cahaya matahari (solar cell ) bisa saja, namun kondisi di lapangan tidak dapat kita prediksi, seperti hujan misalnya.

Kembali kepada pokok cerita, sebelumnya hanya ingin memanfaatkan Arduino untuk mengambil data kelembaban tanah tersebut, dengan menggunakan shield tambahan seperti RTC (Real Time Control), Ethernet Shield digunakan untuk menyimpan data (ethernet shield menyediakan slot sd card yang dapat digunakan untuk menyimpan data). Tentunya ini akan rumit sebab saya akan merubah banyak struktur bahasa program C yang telah saya bikin dan tanam pada controller Arduino. Oleh sebab itu, setelah menimbang saya putuskan untuk menggunakan Raspberry Pi untuk mengambil dan menyimpan data. Raspberry Pi di program di dalamnya bahasa program Python untuk membaca data dari Arduino, selanjutnya menyimpan data tersebut di database.

Terlihat mudah namun agak rumit untuk di implementasikan di lapangan, sebab Raspberry Pi sendiri merupakan suatu unit komputer (seukuran kartu nama), tentunya kita memerlukan monitor, keyboard, mouse untuk dapat mengoperasikannya untuk kemudian menjalankan program tersebut. Ribet benar, bukan?

Solusinya adalah membikin kode program menggunakan shell/bash dimana pada program bash tersebut terdapat fungsi memanggil program python yang telah disiapkan untuk memonitoring kelembaban tanah.

Sebelumnya, terlebih dahulu kita berikan permission terhadap file yang akan dijalankan

chmod +x /home/siita/soilmoisturesensor.py 

 

selanjutnya membikin suatu program bash/sheel untuk memanggil program soilmoisturesensor.py ketika komputer hidup. Kode programnya tidak rumit, hanya sederhana sebagai berikut ini

#!/bin/bash
python /home/siita/soilmoisturesensor.py

Nah, cara sederhana tersebut memecahkan suatu permasalahan. Daripada harus merubah alur program, ataupun mempersiapkan shield RTC, Ethernet. hi hi .

Dengan begitu, ketika semua alat telah terhubung, dan sensor telah di masukkan kedalam lubang profil pada kedalaman tertentu, maka ketika Raspberry Pi dihidupkan secara otomatis akan langsung membaca dan menyimpan data ke dalam database.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s